Fakta-Fakta Subsidi Gaji yang Katanya Bakal Diperpanjang hingga 2021

Jakarta – Pemerintah telah resmi meluncurkan pemberian program subsidi gaji Rp 1,2 juta kepada 2,5 juta tenaga kerja pada Kamis (27/8/2020), nominal tersebut merupakan separuhnya dari total bantuan subsidi gaji yang senilai Rp 2,4 juta.

Acara peluncuran program subsidi gaji ini dilakukan di Istana Negara, Jakarta, yang turut dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah.

Bahkan, jika program ini sukses mendongkrak daya beli masyarakat, pemerintah mengaku siap melanjutkan di kuartal I 2021.

Lalu sejauh ini bagaimana perkembangan mengenai subsidi gaji itu? Apakah sudah terealisasikan sepenuhnya? Untuk mengetahui lebih lanjut berikut fakta-fakta subsidi gaji yang dirangkum Liputan6.com, Rabu (9/9/2020).

1. Penerima Subsidi Gaji di Naikkan

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, penerima program subsidi gaji untuk pekerja terdampak Covid-19 dengan penghasilan di bawah Rp 5 juta naik menjadi menjadi 15,7 juta pekerja. Sebelumnya, pemerintah menargetkan 13,8 juta pekerja dapat subsidi upah tersebut.

“Hasil rapat dengan Kementerian dan Lembaga disepakati bahwa untuk memperbanyak masyarakat yang akan mendapatkan bantuan pemerintah ini, maka jumlah calon penerima ditingkatkan menjadi 15.725.232 orang yang semula hanya 13.870.496 orang,” kata Ida dalam Pengumuman Program Bantuan Subsidi Upah Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (10/8/2020).

Lanjut Ida, dengan demikian anggaran bantuan pemerintah subsidi gaji mengalami peningkatan menjadi Rp 37,7 triliun dari semula Rp 33,1 triliun.

Jumlah Calon Penerima

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *